Rabu, 14 November 2012

CREDO: SYAHADAT DALAM BAHASA LATIN

Iman menjadi dasar bagi doa yang dikabulkan. Tanpa iman, doa kita tidak berguna. Iman itu kerap kita nyatakan secara langsung lewat perbuatan, namun sering juga harus kita nyatakan dengan kata-kata dan rumusan yang jelas. Selain kita kenal Syahadat Para Rasul (versi ringkas/pendek), kita juga memiliki rumusan syahadat panjang atau lengkap

Nah, teks lengkap Syahadat yang panjang dan lengkap ada dalam versi bahasa Latin (sesuai perumusan Konsile Nicea). Anda dapat mempelajari dan mendoakannya dengan rumusan berikut:

Credo in unum Deum, Patrem omnipoténtem, 
factorem cæli et terræ, visibílium ómnium et invisibílium.

Et in unum Dóminum Iesum Christum, Fílium Dei unigénitum, 

et ex Patre natum, ante ómnia sæcula. 
Deum de Deo, lumen de lúmine, Deum verum de Deo vero, 
génitum, non factum, consubstantiálem Patri: per quem ómnia facta sunt. 
Qui propter nos hómines et propter nostram salútem descéndit de cælis. 
Et incarnátus est de Spíritu Sancto ex María Vírgine, et homo factus est. Crucifíxus étiam pro nobis sub Póntio Piláto; passus et sepúltus est, 
et resurréxit tértia die, secúndum Scriptúras, 
et ascéndit in cælum, sedet ad déxteram Patris. 
Et íterum ventúrus est cum glória, iudicáre vivos et mórtuos, 
cuius regni non erit finis.

Et in Spíritum Sanctum, Dóminum et vivificántem: 

qui ex Patre Filióque procédit. 
Qui cum Patre et Fílio simul adorátur, et conglorificátur: 
qui locútus est per Prophétas.

Et unam, sanctam, cathólicam et apostólicam Ecclésiam.
Confíteor unum baptísma in remissiónem peccatorum. 

Et expecto resurrectionem mortuorum, et vitam ventúri sæculi. 
Amen.

Jumat, 02 November 2012

BERDOA ROSARIO TANPA KUNJUNG PUTUS

Ini cerita tentang iman seseorang yang diwujudkan lewat doa tak kunjung putus. Saya tidak tahu apakah cerita ini sungguh terjadi atau hanya rekaan. Cerita ini saya dapatkan dari kotbah seorang pastor di paroki saya.

Ada seorang sopir taksi di Manila. Ia sangat percaya pada kebaikan Tuhan lewat perantaraan Bunda Maria. Hidupnya biasa-biasa saja, pas-pasan... hidup sederhana sebagai seorang sopir taksi. Pendapatannya tiap hari hanya cukup untuk makan dan minum dan kebutuhan sehari-hari keluarga serta membayar tagihan-tagihan bulanannya. Kadang-kadang ia masih bisa menyisihkan sebagian kecil uangnya untuk derma.

Suatu saat ia ingin sekali berdoa rosario untuk mohon agar Tuhan memberikan kepadanya uang sebanyak sekitar 500 juta peso. Itu tentu uang yang banyak sekali dan sepertinya mustahil ia mendapatkannya. Atas saran seorang imam, ia berencana berdoa rosario 1000 kali; nanti kalau doanya belum dijawab juga, ia harus mendoakan lagi rosario berpulu-puluh atau beratus-ratus kali lagi. Mungkin saran imam itu hanya gurauan belaka karena mimpi sopir taksi itu terlalu tinggi.

Mulailah ia berdoa rosario setiap hari, bahkan dalam satu hari bisa berkali-kali. Dia perkirakan bahwa kurang dari tiga tahun ia berdoa rosario, 1000 kali rosario sudah akan dia daraskan. Setiap kali berdoa rosario, ia mengulang permohonan yang sama: minta diberi uang 500 juta peso agar ia dapat melunasi hutang-hutangnya, memperbaiki rumahnya, membiayai sekolah anak-anaknya dan membantu saudara-saudaranya. Setiap hari selama ia berdoa, ia menabung. Setiap hari mungkin hanya 1 atau 2 peso, 3 atau 4 peso... Tapi ia terus menabung... dan sering sekali, tabungannya terpaksa ia relakan untuk membayar kebutuhan rumah tangganya...

Tiga tahun lewat. Sudah lebih dari 1000 kali rosario ia daraskan. Sudah lebih dari ratusan kali rosario ia tambahkan. Tabungannya sudah banyak, namun tidak sampai seribu peso... Mukjizat belum juga muncul. Tapi hebatnya adalah: sopir taksi ini masih saja percaya bahwa Tuhan akan memberinya uang sebanyak setengah milyar peso.

Suatu malam, ia berjalan di salah satu pusat perbelanjaan di kota Manila. Ia hanya membawa beberapa peso dengan harapan dapat menemukan sesuatu yang murah untuk dibeli sebagai hadiah bagi anak-anaknya. Tanpa disengaja, ia bertemu seorang wanita tua yang nampak kelelahan dan kelaparan. Wanita tua itu tanpa malu meminta uang kepada si sopir taksi. Ia mennceritakan kesulitannya. Sopir taksi itu pun tanpa ragu segera menyerahkan semua uang peso yang ia bawa... Ia kasihan kepada wanit itu. Setelah beberapa saat, wanita tua it memberikan secarik kertas kecil kepada sopir taksi dan berkat, "Hanya ini yang dapat saya berikan. Simpanlah, mungkin berguna bagimu." Dan wanita tua itu pun pergi.

Sopir taksi pulang ke rumah sambil terus bertanya-tanya bagaimana si wanita tua itu akan makan, minum, tidur atau di mana ia akan tinggal di malam yang agak dingin itu. Sampai di rumah, ia segera melupakan kejadian itu dan tidur.

Pagi harinya, setelah ia bangun, ia membaca koran dan di sana ada pengumuman tentang undian berhadiah yang dilaksanakan di seluruh kota secara resmi. Hadiah terbesar adalah uang sebanyak 500 juta peso. Si sopir taksi ingat akan kertas kumal yang semalam ia dapatkan dari wanita tua itu. Untunglah ia masih menyimpannya di saku baju yang sebenarnya hendak dicuci istrinya pagi itu. Dibukanya lembaran kertas itu, dibacanya, dan ternyata kertas itu adalah kupon undian berhadiah yang pengumumannya ditulis di koran pagi itu. Ketika sopir taksi itu membaca nomor undian yang tertulis di lembar kupon dan mencocokkannya dengan apa yang ada di koran, ia terkejut... Nomornya sama. Artinya, sopir taksi itu telah memenangkan undian sebesar 500 juta peso pada hari itu.

Apakah ini mukjizat? Apakah ini kebetulan? 

Yang jelas, permohonan lewat doa rosario yang sopir taksi daraskan sekian lama dengan tekun tanpa kunjung putus ternyata didengarkan Tuhan. 

Akhirnya kita bisa membuat benang merah di sini: Jika engkau ingin agar doamu dikabulkan, engkau pertama-tama harus percaya bahwa Yesus sungguh baik dan ia Allah yang luar biasa dan mampu memberikan apa pun yang kau minta... Jadi, pertama harus ada IMAN. Yang kedua, engkau harus berdoa dan meminta tanpa kunnjung putus... sampai engkau tahu apakah doamu itu berkenan kepada-Nya atau tidak. DOA menjadi senjata kedua. Yang ketiga, engkau harus BERUSAHA atau TAKE ACTION untuk meraih apa yang engkau doa dambakan itu setiap hari. Yang terakhir, jangan lupa untuk BERDERMA... memberikan apa yang dapat engkau bagikan kepada orang lain yang membutuhkan.


Selasa, 10 Mei 2011

DOA YANG TIDAK DIKABULKAN

Pernahkah Anda mengalami bahwa doa Anda tidak dikabulkan?

Saya pernah mengalaminya. Tetapi ajaib.. bahwa Allah menunjukkan kepada saya kemudian alasa mengapa Dia tidak mengabulkan doa-doa saya.

Saya percaya bahwa Allah selalu mendengarkan doa-doa kita. Dan Ia tidak akan pernah melupakan kita. Bahkan tidak ada syarat apa pun untuk meluluskan doa-doa kita. Tetapi Allah memang lebih tahu apa sebenarnya yang menjadi kebutuhan kita (bukan keinginan kita).

Saya pernah mengalami sakit yang sangat serius dan karena sakit itu pendidikan saya terhambat, cita-cita saya tidak dapat saya wujudkan, keinginan-keinginan saya tidak ada bentuknya. Saya pernah mengalami kesepian, ditinggalkan, tidak diperhatikan Tuhan, disingkirkan... Kadang-kadang saya bertanya: mengapa setelah saya berusaha mati-matian, berdoa sungguh-sungguh dan melakukan banyak hal, Allah tidak mengabulkan doa permohonan saya? Dua tahun saya mengalami sakit yang cukup serius dan saya tidak punya harapan lagi. 

Dalam keadaan dan perasaan ditinggalkan Allah, saya terus mengerjakan hal-hal rutin saya, saya berusaha bangkit, saya melanjutkan kuliah dalam keadaan kemiskinan (karena orang tua saya tidak punya cukup biaya untuk kuliah saya dan adik-adik saya)... 

Dalam suasana itu, ternyata pertolongan Allah dahsyat luar biasa. Walaupun di semester satu saya mengalami banyak ketinggalan mata kuliah, saya dapat mengejar ketinggalan saya. Saya bisa menjadi yang terbaik di kelas... saya memperoleh  beasiswa yang bisa saya gunakan untuk membeli mesin ketik dan peralatan kuliah yang lain... saya bisa aktif di kampus dan menolong banyak rekan mahasiswa... Pendek kata, pertolongan Allah terasa sangat dahsyat meskipun pelan-pelan. 

Puncaknya, ketika saya bingung mau apa jika saya lulus kuliah nanti... Sebelum saya mengikuti wisuda (saya terpilih sebagai wisudawan terbaik)... saya sudah mendapat panggilan untuk bekerja di Jakarta... ini hal yang luar biasa yang tidak pernah saya bayangkan... Dan saya menjalaninya... 

Dua tahun saya mengabdi di Jakarta sebagai seorang guru... Saya juga aktif dalam kegiatan menggereja... sebagai ungkapan syukur karena Allah menunjukkan jalan yang lebih baik kepada saya. Kemudian saya pindah ke Bogor... sesuai petunjuk-Nya juga... hingga saya berjumpa dengan calon istri saya yang kini setia mendampingi saya. 

Anugerah Allah sungguh tidak terkira. Dulu saya "mengumpat-Nya" karena doa-doa permohonan saya tidak dikabulkan, tetap kini saya sadar bahwa Dia jauh lebih tahu apa yang baik buat saya. Saya menyesal telah pernah menjauhi-Nya... Kini pendampingan-Nya selalu saya alami. Semoga Dia selalu berkenan menunjukkan jalan-Nya kepada saya dan Anda semua. Shalom...

Kamis, 24 Maret 2011

DOA YANG DIKABULKAN

Doa seperti apakah yang merupakan doa yang dikabulkan? 

Ada yang memberi tahu saya bahwa doa yang dikabulkan adalah doa yang sesuai dengan kehendak Allah. Jika demikian, tentu saja doa yang dikabulkan adalah "Jadilah kehendak-Mu."

Lalu kita bisa berbicara lagi: bagaimana mengetahui bahwa sesuatu adalah kehendak Allah?

Ada yang pernah memberi tahu saya juga bahwa segala sesuatu ditentukan oleh Allah. Mereka bilang: manusia merancang dan Tuhan menentukan. Tetapi hati saya kerap berkata juga: Sering sekali Allah merancang hal-hal baik, tetapi manusia jugalah yang menentukan. Coba tengok: Allah begitu cinta kepada manusia sehingga Ia mengutus Anak-Nya yang tunggal menjadi penyelemat manusia. Rencana Allah yang sungguh indah dan menakjubkan... Tetapi di tangan manusialah rencana itu, sekalipun tidak gagal, toh ditolak juga oleh sebagian manusia...

Tetapi saya percaya akan perkataan Tuhan Yesus: "Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." Aku tidak tahu apakah yang aku doakan sama dengan yang Allah kehendaki. Namun aku percaya sebagaimana sabda-Nya bahwa Bapa di Surga tahu mana pemberian yang paling baik untukku. 

Aku akan terus berdoa dan berusaha sampai menjadi jelas bahwa Allah mendengarkan doaku sesuai kehendak-Nya yang indah... sebab seringkali apa yang tampak baik di mata kita belum tentu baik di mata Allah, sebagaimana apa yang sebenarnya sangat baik di mata Allah seringkali kita salah pahami.

Tuhan, kabulkan doa-doaku menurut kehendak-Mu.

Senin, 14 Maret 2011

DOA SYAHADAT SINGKAT "AKU PERCAYA"

Dalam Gereja Katholik dikenal paling tidak dua rumusan syahadat resmi. Yang biasanya digunakan dalam perayaan-perayaan Ekaristi maupun doa-doa di luar misa adalah Syahadat Singkat. Tetapi dalam misa-misa besar dengan doa-doa yang dinyanyikan sangat biasa Gereja mengucapkan Syahadat yang panjang. Tidak perlu diperdebatkan syahadat mana yang lebih bagus atau baik karena dua-duanya mengungkapkan iman yang sama... hanya saja ada yang diungkapkan lebih ringkas dan ada yang lebih panjang.

Berikut ini Syahadat Singkat:

Aku percaya akan Allah, Bapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi,
dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita,
yang dikandung dari Roh Kudus,
dilahirkan oleh Perawan Maria;
yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, wafat dan dimakamkan;
yang turun ke tempat penantian,
pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati,
yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah yang Mahakuasa,
dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katholik yang kudus,
Persekutuan orang kudus,
Pengampunan dosa,
Kebangkitan badan,
Kehidupan kekal.
Amin.

Sabtu, 12 Maret 2011

DOA "KEMULIAAN" & "TERPUJILAH"

Orang Katholik di Indonesia pada umumnya mempunyai kebiasaan untuk mendoakan tiga doa: Bapa Kami, Salam Maria, dan Kemuliaan & Terpujilah. Rasanya kurang lengkap jika doa yang terakhir ini tidak diucapkan. 

Doa "Kemuliaan" merupakan ungkapan hormat yang mendalam atas pribadi-pribadi ilahi Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus - Tritunggal yang Mahakudus, sedangkan doa "Terpujilah" mengungkapkan hormat kepada tiga pribadi yang menjadi suri teladan utama orang Katholik dalam hidup sehari-hari, yaitu Yesus, Maria dan Yosef. 

Berikut ini doa-doa itu:

KEMULIAAN KEPADA BAPA, DAN PUTRA, DAN ROH KUDUS
SEPERTI PADA PERMULAAN, SEKARANG, SELALU DAN SEPANJANG SEGALA ABAD.
AMIN.

TERPUJILAH NAMA YESUS, MARIA DAN SANTO YOSEF
UNTUK SELAMA-LAMANYA.
AMIN.

Doa yang sederhana, indah dan bermakna dalam sekali. Semoga dengan selalu mendoakannya secara khidmat, iman, harapan dan cinta kita kepada Allah Tritunggal Mahakudus dan ketiga Pribadi suci semakin dikuatkan sehingga hidup kita menjadi lebih berarti, bermutu dan kudus. Selamat berdoa... Tuhan mengabulkan.

Kamis, 10 Maret 2011

DOA "SALAM MARIA"

Orang Katholik mengenal dan mendoakan doa SALAM MARIA, sebuah doa yang disampaikan kepada Bunda Maria, menirukan ucapan Malaikat Gabriel ketika ia mengunjungi Maria untuk menyampaikan Kabar Baik. Rangkaian ucapan itu diikuti permohonan kita dan permohonan seluruh Gereja agar Bunda Maria berkenan berdoa untuk kita. Mari kita doakan bersama:

Salam, Maria, penuh rahmat;
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, Bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini
sekarang dan waktu kami mati.
Amin.

Doa yang indah, bukan? Semoga lewat doa-doanya, kita dapat diantar menuju Yesus, dan bersama-sama Yesus kita menghadap Tahta Kerahiman Ilahi Allah Tritunggal Mahakudus.